BETERNAK ULAT HONGKONG PDF

Budi Daya Ulat Hongkong – Ebook written by Ade Yusdira, Afian Haviar, Tim Krotobond. Read this book using Google Play Books app on your PC, android, iOS. Bagi sebagian dari Anda melihat atau menyentuh serangga jenis ulat hongkong (mealworm) sangatlah menjijikan, tapi untuk sebagian orang.

Author: Samurisar Shaktisho
Country: Grenada
Language: English (Spanish)
Genre: Music
Published (Last): 11 December 2014
Pages: 128
PDF File Size: 9.40 Mb
ePub File Size: 17.21 Mb
ISBN: 835-9-21910-182-3
Downloads: 2659
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Tygogrel

Ulat Hongkong Download Report. Published on Jul View 1. Selain karena cara budidaya yang mudah, peternakan ulat hongkong juga mempunyai peluang bisnis yang cukup menjanjikan mengingat pangsa pasar yang sangat kondusif di Indonesia. Di Indonesia, ulat hongkong dimanfaatkan sebagai pakan burung dan pakan ikan.

Oleh karena itu, usaha peternakan ulat hongkong perlu ditingkatkan baik kuantitas maupun kualitasnya. Dari segi kuantitas, berarti peternakan ulat hongkong perlu disebarluaskan pada masyarakat umum dan dari segi kualitas, berarti teknik peternakan baik yang menyangkut pakan, papan maupun pemeliharaan harus ditingkatkan dan diperbaiki.

Tujuan dari Program ini adlah untuk mengetahui dan mengimplementasikan kandungan nutrisi, teknik budidaya, metode Pemanfaatan, dan strategi pemasaran ulat hongkong secara efektif dan efisien. Program yang telah dikembangkan ini ternyata dapat menghasilkan Ulat Hongkong yang berkualitas sebagai makanan burung, Udang Windu dan ikan hias.

Program ini juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Tetapi yang paling menarik adalah Program ini dapat menghasilkan Profit yang menjanjikan. Selain sebagai petani, pada umumnya masyarakat Indonesia mempunyai usaha sampingan seperti peternakan, perdagangan dan lain sebagainya.

Begitu juga dengan masyarakat di daerah Kabupaten Malang khususnya di Desa Kidal. Usaha peternakan di Desa Kidal sangat beragam macamnya mulai dari beternak sapi, kambing, ayam, itik sampai beternak ulat begernak.

Peternakan ulat hongkong merupakan salah satu upaya yang potensial untuk dikembangkan menjadi usaha peternakan rakyat. Dengan meningkatknya bisnis ikan hias dan bisnis burung, baik burung hias maupun burung berkicau akhirakhir ini, tentunya kebutuhan terhadap ulat hongkong juga akan meningkat.

Jenis burung yang menyenangi ulat hongkong cukup banyak macamnya diantaranya adalah kacer, jalak putih, cucak biru, culik-culik, kenari, cucakrawa, beo, murai daun, poksay, hwamei, murai batu, jalak bali dan jenis burung pemakan serangga lainnya.

Tujuan pelaksanaan berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah dari penelitian adalah untuk Mengetahui dan mengimplementasikan kandungan nutrisi, teknik budidaya, metode Pemanfaatan, dan strategi pemasaran ulat hongkong secara efektif dan Efisien1Berangkat dari latar belakang, rumusan dan tujuan yang telah honggkong, maka luaran yang diharapkan dalam betrenak ini adalah Luaran yang diharapkan dari program ini adalah budidaya ulat hongkong sebagai makanan burung dan ikan hias dengan Kualitas dan Kuantitas yang unggul Manfaat yang bisa diharapkan dari hasil program ini adalah sebagai penelitian Mahasiswa yakni dalam teknik budidaya ulat hongkong yang memiliki keunggulan dibandingkan peternak ulat hongkong pada umumnya.

Selain itu Program ini juga berguna bagi para pecinta burung berkicau dan ikan hias agar burung dan ikan peliharaan mereka dapat berkembang dengan nutrisi yang cukup dan sehat.

Tapi yang paling Penting, program ini dapat membuka lapangan pekejaan bagi masyarakat setempat. Persiapan Project Designing I Melakukan penyelesaian administrasi dan kontrak kerja dengan pihak terkait, seperti peternak ulat hongkong serta melakukan persiapan pelaksanaan kegiatan studi. Studi Dokumentasi Project Designing II Mengumpulkan dan mengkaji informasi mengenai peternakan ulat hongkong di Desa Kidal terkait dengan penelitian ini.

Analisis Informasi dan Data Hasil Observasi Melakukan analisis data dan informasi yang diperoleh untuk menemukan potensi, kendala, serta solusi yang seharusnya diberikan. Untuk mendapatkan data yang diperlukan, maka program ini diawali dengan analisis sebagai berikut: Informasi mengenai tingkat perekonomian, serta permasalahan yang dihadapi oleh peternak Ulat Hongkong di Desa Kidal terkait dengan penelitian yang akan dilaksanakan melalui studi dokumentasi, wawancara dengan peternak Ulat Hongkong, serta observasi langsung ke lapangan.

  ENFERMEDADES Y CARACTERISTICAS DE GANGLIOSIDOSIS PDF

Data mengenai berbagai pakan sampingan untuk Ulat Hongkong diperoleh dengan cara perlakuan ulaf terhadap Ulat Hongkong. Sampel yang diambil secara random dari petani di Desa Kidal. Kegiatan ini berlangsung satu bulan sebelum pelaksanaan Budidaya. Pada Minggu pertama bulan Mei direncanakan selesai dalam melakukan Project Designing dan pengambilan serta analisis data di lapangan. Pelaksanaan Program Berdasarkan pertimbangan dan aalisis data dalam Rancangan Program, maka pelaksanaan Program yang dikembangkan terdiri dari tahapan sebagai berikut: Sedangkan untuk daerah pemasaran dilaksanakan di daerah Kudus, Semarang, dan Wilayah Malang.

Evaluasi Program Setelah program ini terlaksana, perlu diadakan evaluasi Pelaksanaan Program dengan tahapan sebagai berikut: Evaluasi Dampak Mengevaluasi dampak penggunaan Ulat Hongkong serta mencari cara yang efektif dalam memberikan pakan ulat hongkong terhadap burug, dan ikan hias.

Evaluasi ini dilaksanakan uat metode pendekatan eksperimen dengan melakukan treatmen terhadap efektifitas pengunaan ulat hogkong.

Perhitungan Cashflow Melakukan perhitungan Keuntungan Usaha jangka panjang. Perhitungan didasarkan pada modal investasi, Pengeluaran Tetap, Pengelauaran Tak terduga. Pengukuran Tingkat Keberhasilan Melakukan analisis dan mengevaluasi kendala-kendala yang dihadapi serta observasi lapangan mengenai minat masyarakat terhadap Budidaya ulat Hongkong yang dapat dijadikan sebagai 3Pekerjaan Sampingan dengan keuntungan yang menjanjikan.

Kegiatan ini menggunakan teknik wawancara terhadap beberapa petani sebagai sampel dan diambil secara random. Namun, Kendala Modal usaha tetap menjadi pertimbangan tersendiri. Pelaporan Melaporkan seluruh aktivitas dan hasil pelaksanaan studi, mempresentasikan hasil, serta beternakk dan menyerahkan laporan akhir Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni untuk melakukan evaluasi dan penyempurnaan guna penelitian berikutnya.

Panduan Budidaya Ulat Hongkong

HASIL Dari Pelaksanaam program ini, hasil yang diperoleh hampir tidak menyimpang dari pemikiran awal dan rancangan begernak. Produk yang dihasilkan juga sesuai dengan gambaran umum rencana usaha yang telah dibuat sebelumnya.

Kandungan Nutrisi Ulat hongkong mempunyai kandungan nutrisi tergolong baik sebagai sumber pakan ikan hias, Burung, dan Udang Windu. Kandungan lemak pada ulat hongkong sering lebih tinggi dari pada kandungan proteinnya, sehingga pemberian ulat hongkong dapat meyebabkan kegemukan pada binatang yang mengkonsumsinya dengan segala aspek ikutannya.

Ulat Hongkong mengandung Zat. Kitin merupakan bahan yang tidak bisa dicerna oleh ikan, oleh karena itu sering direkomendasikan agar ulat hongkong diberikan pada saat baru ganti kulit. Ulat hongkong dapat dimanipulasi atau di perkaya bongkong gizinya.

Sebagai contoh ulat hongkong diberi makan makanan yang mengandung nutrisi tertentu, seperti beta karoten, sebelum diberikan pada ikan. Teknik Budidaya Pemeliharaan ulat hongkong tidak terlalu rumit media pemeliharaan berupa campuran dedak halus Polard dan ampas tahu kering Tempat pemeliharaannya berupa ember plastik atau baskom atau berupa kayu tripleks dengan dilapisi solatip pada bagian bibirnya.

Pemisahan Kepompong dan kotoran diantisipasi dengan menggunakan teknik pemeliharaan yang baru yakni, wadah tempat ulat hongkong dapat langsung menggunakan penyaring atau ayakan pada sisi alasnya. Caranya, Ulat hongkong harus dicelupkan ke dalam air Hangat agar mati.

Kemudian homgkong diberikan kepada burung berkicau. Ulat Hongkong tidak boleh digunakan secara berlebihan karena zat kitinnya yang menyebabkan Burung mengalami gangguan beterbak. Demikian pula dengan ikan hias.

Panduan Budidaya Ulat Hongkong for Android – APK Download

Strategi Pemasaran Produk Pemasaran dilakukan dengan jasa orang ketiga sebagai distributor. Hal ini dilakukan untuk menghemat biaya dan mempermudah pembayaran.

Ulat Jenis Ini Berukuran 3 cm dengan berat rata-rata mg. Ulat yang dikonsumsi ikan hias mempunyai perlakuan yang berbeda yakni Ulat yang diberikan setelah ada manipulasi dengan Nutrisi tertentu.

Seperti beta karoten yang terdapat dalam wortel. Ulat Untuk ikan hias biasanya berukuran lebih kecil Yakni berukuran 2 cm dengan berat rata-rata mg Daerah Yang banyak permintaan terhadap Ulat Hongkong ini antara lain Bali Udang Yang mengkonsumsi yakni Udang Windu.

Ulat Untuk udang windu biasanya berukuran paling besar Yakni berukuran 3,5 cm dengan berat rata-rata mg dengan usia sekitar 3 bulan dan warnanya cukup gelap. Daerah Yang banyak permintaan terhadap Ulat Hongkong ini adalah Semarang.

  ELEKTRO INSTALLATIONSZONEN PDF

Profit Usaha mengalami penurunan harga karena kendala adanya kematian yang disebabkan oleh iklim yang kurang mendukung. Namun tidak terlalu signifikan dengan Grafik Keuntungan yang tetap naik.

Hasil panen Sekitar 90 Kg. Siklus ini bisa berlangsung antara 3 – 3,5 bulan. Telur pada umumnya berbentuk seperti kacang dalam bentuk gerombol atau sendiri-sendiri. Ukuran telur ini kurang lebih 1.

Telur tersebut biasanya diselimuti oleh suatu bahan cair yang lengket sehingga kerap mereka tertutup oleh bahan-bahan ulaat menempel pada telur tersebut. Telur akan menetas setelah sekitar 7 hari. Larva yang baru menetas berukuran sekitar 3 mm dengan berat kurang lebih 0. Pada awalnya larva ini berwarna keputihan. Kemudian secara perlahan akan berubah warna menjadi kuning 5keciklatan.

Larva atau ulat hongkong ini akan berganti kulit sebanyak 15 kali sebelum akhirnya berubah menjadi kepompong. Pada suhu ruangan normal larva akan tumbuh mencapai ukuran optimalnya setelah 3 – 3. Pada uongkong itu ulat bisa mencapai panjang sampai dengan 3 cm ulst berat rata-rata mg.

Serangga dewasa pada umumnya akan hidup selama 2 sampai 3 bulan. Selama itu seekor seranga ulag bisa memproduksi telur sebanyak – butir Kandungan Nutrisi Ulat Hongkong Ulat hongkong mempunyai kandungan nutrisi kurang lebih: Dengan kandungan nutrisi demikian ulat hongkong tergolong baik sebagai sumber pakan ikan hias. Soemarjoto menyebutkan bahwa kandungan lemak pada ulat hongkong sering lebih tinggi dari pada kandungan proteinnya, sehingga pemberian ulat hongkong dapat meyebabkan kegemukan pada binatang yang mengkonsumsinya dengan segala aspek ikutannya.

Brternak Positif Pemakaian Ulat Hongkong 1. Burung yang mendapat pakan sampingan ulat hongkong dapat mengeluarkan bunyi atau beternxk yang bagus dibandingkan tanpa mengkonsumsi Ulat hongkong 2.

Ikan Yang mendapat pakan sampingan ulat hongkanong aka lebih sehat dan mempunyai daya tahan tubuh yang relatif baik serta mempunyai daya tarik yang ulay dari warna kulitnya. Selain menambah biaya perawatan, Penggunaan Ulat Hongkong dapat mengganggu aspek kesehatan, Khususnya pada Burung. Widyaningsih Burung yang mengkonsumsi ulat hongkong Tidak tertutup kemungkinan akan mengalami beberapa masalah atau penyakit diantaranya Sakit Mata dan Pencernaan Yang ohngkong Sehat.

Sedangkan Pemakaian Ulat hongkong yang berlebihan pada ikan akan menyebabkan kegemukan dan efek lainnya. Pemecahan Masalah Untuk itu Pemberian pakan terhadap burung biasa dilakukan sebagai berikut: Ulat Hongkong tidak ulxt dikonsumsi burung dalam keadaan hidup. Ulat Hongkong Tidak boleh digunakan secara berlebihan karena zat kitinnya yang menyebabkan Burung mengalami gangguan pencernaan. Demikian pula dengan ikan Hias.

Penggunaan Yang berlebihan dapat menyebabkan Gangguan Pada honhkong. Dengan 6kandungan nutrisi demikian ulat hongkong tergolong baik sebagai sumber pakan burung dan ikan hias. Meskipun demikian beberapa literatur menyebutkan bahwa kandungan lemak pada ulat hongkong sering lebih tinggi dari pada kandungan proteinnya, sehingga pemberian ulat hongkong dapat meyebabkan kegemukan pada binatang yang hongkonb dengan segala aspek ikutannya seperti gangguan Pencernaan dan Penglihatan.

Program ini telah mengujicoba teknik budidaya ulat hongkong yang lebih efektif dan efisien yakni menggunakan pakan Campuran yang dapat dibeli serta penggunaan yang praktis. Selain itu Teknik pemisahan kotoran pun tidak terlalu rumit yakni menggunakan ayakan.

Pemberian pakan terhadap burung biasa dilakukan dalam keadaan mati yakni sengan cara.

Ulat Hongkong Tidak boleh digunakan secara berlebihan karena zat kitinnya yang menyebabkan gangguan pencernaan pada burung. Penggunaan Yang berlebihan dapat menyebabkan Gangguan Pada kulit dan kegemukan.

Strategi Pemasaran Ulat Hongkong cukup praktis. Peternak tidak perlu menjual hasil panen ulat hongkong langsung ke pembeli melainkan melalui jasa penampung untuk pendistribusian ke luar kota.